Belanja Barang atau Belanja Modal


Penanya :

I Putu Oka Wiadnyana

Pertanyaan :

Selamat pagi, Saya mau menanyakan tentang belanja aset dibawah nilai kapitalisasi. Misalnya meja dengan nilai 290.000. Apakah memang benar belanja tersebut dianggarkan dengan belanja modal? Padahal menurut KMK 33/2008 kategori belanja modal salah satunya adalah melebihi batasan nilai kapitalisasi
Dan menurut kmk 01/2001 nilai kapitalisasi perlatan dan mesin adl 300.000 (termasuk harga aset itu sendiri).Namun selama ini mengapa setiap pengadaan inventaris dengan nilai dibawah kapitalisasi selau dianggarkan dengan belanja modal. Padahal akun 521111 adalah diperuntukkan juga untuk pengadaan inventaris dibawah kapitalisasi. Ditambah juga sekarang dengan pmk 270 2014 dinyatakan disana pembelian meja kursi (asumsi dibawah nilai kapitalisasi) yang dibelanjakan dengan belanja modal harus direklas menjadi BEBAN, dan jga dinyatakan di CALK karena sejatinya jenis belanja yg seharusnya digunakan adalah belanja barang (52) namun direalisasikan dengan belanja modal (53). Mohon petunjuknya

Jawaban :

Sesuai dengan Kep-311/PB/2014 tentang Kodefikasi Segmen Akun pada BAS, akun 521111 digunakan untuk mencatat membiayai keperluan sehari-­hari perkantoran yang secara langsung menunjang kegiatan operasional Kementerian negara/ lembaga, namun tidak menghasilkan barang persediaan yang terdiri antara lain :
digunakan untuk mencatat Digunakan untuk mencatat membiayai pengadaan/penggantian  inventaris yang berhubungan dengan penyelenggaraan administrasi kantor/satker di bawah nilai kapitalisasi. Menurut ketentuan di atas, serta konsisten dengan pengaturan pada PMK No 270/PMK.05/2014, maka untuk belanja inventaris yang nilainya di bawah nilai kapitalisasi, maka dianggarkan dan dicatat dengan akun 521111.