Pembuatan SPBy


Penanya :

Ifaj Fajar Aiman

Pertanyaan :

Berdasarkam PMK 190/PMK.05/2012, SPBy Dilampiri Bukti Penerimaan kwitansi maupun Nota. apabila kita membeli akan membeli suatu barang yang belum diketahui harganya . apakita harus menanyakan ketoko tersebut harganya terlebih dahulu dan meminta nomor kwutansi dahulu .. lalu kita membuat SPBy nya apabila kita sevice kendaraan ( ganti ban) ketika dalam perjalanan keluar kota … apakah kita harus balik lagi ke toko untuk meminta tanda tangan SPBy nya. Terima kasih !!!!
Jawaban :

Fungsi SPBy adalah dalam rangka cek and balance antara Bendahara Pengeluaran dengan PPK (untuk pembayaran 1 kuitansi maksimal Rp 50 juta). KPA membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam rangka pengeluaran dan pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pembelian barang setelah dilakukan negosiasi dan sepakat maka setelah barang diterima, Pejabat pengadaan membuatkan berita acara serah terima barang, berita acara pembayaran dan kuitansi kemudian disahkan oleh PPK dan membuat SPBy untuk dibayarkan oleh Bendahara Pengeluaran.
Untuk perjalanan keluar kota, Bendahara Pengeluran dapat memberikan uang muka kerja berdasarkan SPBy yang dilampirkan surat tugas, nota atau dokumen lainnya yang disahkan oleh PPK, apabila terjadi pengeluaran maka pelaksana kegiatan menyampaikan seluruh bukti-bukti pengeluaran yang kemudian disahkan oleh PPK dan disampaikan kepada Bendahara Pengeluaran.